
Hari Kakek Nenek dan Lansia Sedunia Dirayakan di Gereja Katedral Pontianak, Wujud Penghormatan dan Kepedulian kepada Lansia

Dokumentasi oleh KOMSOS Paroki Katedral St. Yosef Pontianak
Pontianak - Suasana penuh sukacita dan kekeluargaan mewarnai perayaan Hari Kakek Nenek dan Lansia Sedunia yang digelar di Gereja Katedral Santo Yosef Pontianak pada Minggu, 26 Juli 2026 dalam Misa Kudus pukul 11.00 WIB. Perayaan ini menjadi momentum Gereja untuk memberikan penghormatan kepada para kakek, nenek, dan lansia atas dedikasi serta keteladanan mereka dalam kehidupan keluarga, Gereja, dan masyarakat. Misa Kudus dipimpin oleh RP. Elenterius Bon, SVD sebagai selebran utama didampingi RP. Pius Barces, CP dan RD. Alexius Alex (Vikaris Jendral Keuskupan Agung Pontianak). Dalam homilinya, umat diajak untuk semakin menghargai kehadiran para lansia sebagai pewaris iman, sumber kebijaksanaan, serta pilar penting dalam membangun keluarga yang berlandaskan kasih Kristus. Perayaan Hari Kakek Nenek dan Lansia Sedunia tahun ini mengangkat tema yang ditetapkan oleh Paus Leo XIV yakni "Aku tidak akan pernah melupakan engkau" (Yesaya 49:15). Tema tersebut menegaskan bahwa kasih Allah tidak pernah meninggalkan siapa pun, termasuk mereka yang telah memasuki usia lanjut. Melalui pesan ini, Bapa Suci mengingatkan seluruh umat agar tidak membiarkan para lansia merasa sendirian atau terlupakan, melainkan menghadirkan kasih, perhatian, dan pendampingan bagi mereka. Dalam pesannya, Paus Leo XIV menegaskan bahwa Allah "tidak pernah melupakan" setiap pribadi. Seperti diungkapkan Nabi Yesaya ”wajah setiap orang terukir pada telapak tangan Allah". Oleh karena itu, Gereja dipanggil untuk menjadi tanda nyata kasih Allah dengan menghormati, mengunjungi, mendampingi, dan melibatkan para kakek, nenek, serta lansia dalam kehidupan keluarga dan komunitas. Paus juga mengajak seluruh umat agar menjadikan para lansia sebagai saksi harapan dan sumber kebijaksanaan bagi generasi muda. Usai Perayaan Ekaristi, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan acara kebersamaan di aula Gedung Pasifikus Bos Katedral Pontianak sebagai bentuk perhatian dan penghargaan atas perjalanan hidup serta kesetiaan mereka dalam menghidupi iman Katolik. (Aprilio/Komsos)