
Pesparani Katolik II Kalbar 2026 Diikuti 10 Kontingen, Tiga Kategori Paduan Suara Dilombakan
PONTIANAK – Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik II Kalimantan Barat tahun 2026 berlangsung pada 16–17 Oktober 2026 dengan melibatkan sekitar 444 hingga 450 peserta dan ofisial dari 10 kontingen kabupaten dan kota se-Kalimantan Barat. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Provinsi Kalimantan Barat ini mempertandingkan tiga kategori paduan suara liturgi. Para peserta merupakan perwakilan kabupaten dan kota se-Kalimantan Barat yang telah melalui seleksi di daerah masing-masing. Tiga kategori yang diperlombakan meliputi Paduan Suara Orang Muda Katolik (PS-OMK), Paduan Suara Dewasa Wanita (PSDW), dan Paduan Suara Gregorian Dewasa Pria (PSGDP). Rangkaian kegiatan diawali dengan Misa Pembukaan pada Jumat, 16 Oktober 2026 pukul 14.00 WIB di Gereja Katedral Santo Yosep Pontianak. Misa dipimpin oleh Mgr. Samuel Oton Sidin, OFMCap, bersama sejumlah imam konselebran. Pembukaan Pesparani juga ditandai dengan pemukulan gong sebanyak tujuh kali oleh Yosafat Triadhi Andjioe, ST., MM., Staf Ahli Gubernur bidang Pembangunan dan Ekonomi yang hadir mewakili Gubernur Kalimantan Barat. Dalam pesannya, Mgr. Samuel menegaskan bahwa Pesparani bukan sekadar perlombaan atau pertunjukan untuk menunjukkan kemampuan peserta di atas panggung. Menurutnya, Pesparani merupakan ungkapan iman yang diwujudkan melalui puji-pujian dan rasa syukur kepada Allah. Ia mengingatkan bahwa kegiatan ini tidak seharusnya hanya dipandang dari sudut pandang kompetisi. Lebih dari itu, Pesparani merupakan bentuk peribadatan dan persembahan kepada Allah. Ungkapan iman tersebut diwujudkan melalui pendarasan mazmur, ungkapan alkitabiah, serta nyanyian pujian dan syukur. Pesparani Katolik II Kalimantan Barat tahun 2026 mengusung tema “Pujilah Tuhan, Hai Segala Bangsa, Megahkanlah Dia, Hai Segala Suku Bangsa” yang diambil dari Mazmur 117:1, atau dalam bahasa Latin, Laudate Dominum, Omnes Gentes; Laudate Eum, Omnes Populi. Perlombaan berlangsung di dua lokasi. Kategori PS-OMK dilaksanakan di Aula Gedung Pasifikus Bos, sedangkan kategori PSDW dan PSGDP berlangsung di Gereja Katedral Santo Yosep Pontianak. Dalam hasil perlombaan, Kota Pontianak meraih juara pertama pada dua kategori, yakni Paduan Suara Orang Muda Katolik dan Paduan Suara Dewasa Wanita. Pada kategori Paduan Suara Orang Muda Katolik, Kota Pontianak menempati posisi pertama, disusul Kabupaten Kapuas Hulu di posisi kedua dan Kabupaten Sintang di posisi ketiga. Sementara itu, kategori Paduan Suara Dewasa Wanita menempatkan Kota Pontianak sebagai juara pertama, Kabupaten Melawi sebagai juara kedua, dan Kabupaten Kapuas Hulu sebagai juara ketiga. Adapun pada kategori Paduan Suara Gregorian Dewasa Pria, Kabupaten Sanggau meraih juara pertama, diikuti Kota Pontianak di posisi kedua dan Kabupaten Melawi di posisi ketiga. Melalui Pesparani, umat Katolik dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat mengambil bagian dalam perayaan iman melalui seni suara liturgi. Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan antardaerah sekaligus menghayati pujian dan syukur kepada Allah. (R.Kyato/Komsos)







